HIMMABA, Kaifa Hall

HIMMABA, Kaifa Hall

HIMMABA, Kaifa Hall
Oleh: Muhammad Zaim Affan (Wakil Ketua HIMMABA Cabang Periode 2013)

Tempatku hidup dan bertumbuh
yang mengajarkan segala hal
tentang menjadi manusia
tentang menjadi santri yang kukuh berjuang mengikuti zamannya

aku rindu

Saat pertama kali kuinjakkan kaki
di rumah yang tak begitu lebar
namun cukup untuk kami tidur dan belajar

aku rindu

Saat pagi sebelum berangkat kuliah
yang sibuk dan resah
sebab bangun kesiangan

aku rindu

Saat malam menuju kedai kopi bersama
sambil membawa gitar
lalu bernyanyi dan berdendang
melewati malam
untuk membayar segala lelah dari hari yang begitu panjang

HIMMABA, bagaimana kabarmu

Masihkan saat malam jumat melantunkan diba', bertahlil dan barzanji?
Ataukah hanya jadi rutinan-rutinan yang sudah selesai di angan-angan

Masihkah nasihat-nasihat masayikh
seperti Mbah Soichah, Mbah Usman, Mbah Chamid, Mbah Wahab, Mbah Fattah,
masih dijadikan pegangan?
Atau mereka hanya tinggal cerita?
Ataukah mereka telah dilupakan, dan baru ingat kalau ada poster-poster peringatan haul yang besar-besaran?

bagaimana kabarmu

Masihkah hingar-bingar kegiatan meramaikanmu?
Ataukah sudah sepi dan tergantikan dengan kompetisi melawan sepi sebab pemuda kini sering galau dan mengaku generasi masa kini?

Masihkah saling berdiskusi tentang isi kitab kuning?
Masihkah menjadikan makam masayikh untuk merenung?
Masihkah sowan menjadi simbol silaturahim?
Atau semua hilang?
Mereka hanya berdebat tapi tak ada yang membaca
Mereka menjadikan makam masayikh hanya untuk background foto semata
Dan silaturahim cukup dengan aplikasi sosial media.

HIMMABA, bagaimanapun keadaanmu
Aku tetap rindu
Dari awal kuinjakkan kaki
Hingga nanti aku mati


Selamat bertambah usia kekasihku, semoga kau melahirkan manusia-manusia yang tidak segan berhikmat untuk rakyat, untuk umat.

No comments:

Biasakan Berkomentar.
(Komentar Anda Merupakan Kehormatan Bagi Kami) - Terima Kasih

Powered by Blogger.