Kembali ke Bahrul Ulum

Akhir-akhir ini, wacana menyatukan visi dan misi organisasi mahasiswa alumni pesantren Bahrul Ulum menjadi hangat untuk dibicarakan. Pasalnya, wacana ini telah direncanakan mulai tahun 2011 atau kurang lebih 3 tahun silam. Menjadi tangan panjang kyai, organisasi mahasiswa mahasiswa alumni PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang yang telah tersebar di penjuru kota seperti Malang, Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, bahkan Jember dan Kediri pun ikut andil dalm pembentukan organisasi alumni. Disusul dengan Madura dan Pulau Dewata atau Bali yang tidak ingin ketinggalan, maka dibentuklah organisasi alumni tersebut.

Melihat perkembangan yang begitu pesat, IKABU (Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum) mulai memiliki pandangan yang bagus untuk menyatukan dalam satu wadah Badan Otonom yang nantinya akan menjadi partner kerja bagi IKABU. Sehingga, wacana ini dirasa untuk dilaksanakan sesegera mungkin sebelum nanti MUNAS IKABU dilaksanakan.Dimaksut untuk menyatukan semuanya, agar ruang gerak bisa lebih jelas. Karena, selama ini pada devisi Kemahasiswaan IKABU kurang memiliki gerak yang segnifikan. Sehingga, Badan Otonom (BANOM) ini nanti bergerak dalam ruang lingkup mahasiswa saja dan menghapus Devisi Kemahasiswaan IKABU.

Dalam hal ini HIMMABA memiliki sudut pandang yang bagus untuk mensepakati wacana dibentuknya BANOM ini, ditinjau dari beberapa faktor yang memang memberikan manfaat yang bagus untuk masa depan organisasi mahasiswa alumni PP. Bahrul Ulum.Kenapa begitu? Mari kita ulas.

Pertama, Sanat Kepengurusan yang jelas. Selama ini Organisasi mahasiswa alumni PP. Bahrul Ulum yang telah berdiri menyatakan diri sebagai organisasi yang independent dengan mengesahkan legalitas hukumnya sendiri sebagai organisasi formal. Akan tetapi, sebagai anak cabang dari PP. Bahru Ulum kita tidak mendapatkan Surat Keputusan dari pusatnya dan hanya meletakkan mejelis pengasuh Oleh karena itu, dengan dibentuknya BANOM ini nanti diharapkan, kita selaku anak cabang dari PP. Bahrul Ulum akan memiliki Sanat Kepengurusan yang jelas.

Kedua, Menjadi rumah singgah bagi para mahasiswa alumni. Iya betul, seperti yang dikatakan Gus Taufiq selaku Ketua Umum IKABU dalam pertemuan antar organisasi mahasiswa; “Kita itu biasanya kalau main ke Tambakberas ini hanya ziaroh dan sowan ke Kyai masing-masing habis itu bingung mau ngapain. Nah, nanti ketika sudah ada BANOM ini setidaknya kita tidak bingung mau stay dimana untuk para alumni.” Memang, seperti itulah yang terjadi pada para alumni.

Ketiga, Mempermudah untuk melaksanakan kegiatan di PP. Bahrul Ulum. Dari beberapa kegiatan yang berlangsung, memang hanya sosialisai organisasi mahasiswalah yang menjadi tolak ukur kegiatan yang dilaksanakn di Bahrul Ulum. Dulunya, kegiatan apapun sangat sulit untuk dilaksanakan dan hanya beberapa organisasi alumni yang ikut selebihnya hanya berbagai kampus yang melaksanakan sosialisasi dan mensosialisasikan kampusnya masing-masing. Tapi baru-baru ini ada peraturan yang dirasa sangat membuat lega organisasi mahasiswa ini. Yakni, kampus tidak bolek melaksanakan sosialisasi tanpa melewati organisasi mahasiswa alumni PP. Bahrul Ulum. Secara tidak langsung ini sangat menguntungkan organisasi alumni karena organisasi alumni akan lebih berkembang lagi dan akan lebih dipermudah dengan adanya BANOM tersebut.
Maka dari itu, mari sama-sama kita sukseskan rencana menyatukan visi dan misi organisasi mahasiswa alumni ini. Karena, dengan seperti inilah kita bisa mengabdi pada Bahrul Ulum yang telah membesarkan kita. dan sampai sekarang kita tetap menjadi santri yang insyaAllah ilmu dari pesantren kita bermanfaat untuk kita dan orang-orang disekitar kita.
Salamun Qoulan min Robbirrohim, Assalamu’alaikum wr. wb.

@ginKsul – Wakil Ketua HIMMABA Komisariat UIN Periode 2012


Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Dan Perbedaan Adat, Kebudayaan, dan Peradaban

8 Permasalahan Dalam Pengembangan Silabus SQL

Pandangan Islam Mengenai Harapan