Posts

Showing posts from February, 2014

BAHRUL 'ULUM TUAN RUMAH MUSKERWIL NU JATIM

Image
Megah : Gerbang masuk Ponpes. Bahrul 'Ulum Tambakberas NU Online - Ada yang istimewa dalam perhelatan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Nahdlatul Ulama yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang  Jawa Timur (25-27/2) mendatang. Setidaknya ada empat menteri yang akan dijadwalkan dibahas di sela-sela pelaksanaan kegiatan ini. Ketua Panitia lokal, dr H Edy Labib Patriaddin mengatakan, sesuai jadwal dan koordinasi dengan panitia dari PWNU Jawa Timur keempat menteri tersebut akan hadir pada hari kedua yakni tanggal 26/2. "Ada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Menteri BUMN," katanya kepada NU Online , Jum'at  (21/2) petang. Secara rinci, salah seorang Wakil Ketua PCNU Jombang ini menandaskan bahwa Menteri BUMN akan memaparkan pengembangan ekonomi pesantren menuju kemandirian jam'iyah Nahdlatul Ulama. "Pak Dahlan sudah memastikan akan hadir pada kegiatan ini,&qu

Rapat Umum Para Burung

Image
Rapat Umum Para Burung Rapat Umum Para Burung Selamat datang Hud-hud, Engkau lah penunjuk jalan Sulaiman Utusan sejati dari lembah yang suci Siulanmu merdu, memekak telinga manusia Selama datang wahai Nuri, Berjubah indah dengan hias kerah baju dari api Yang hanya layak untuk penghuni neraka Dan juga pantas bagi penghuni surga Selamat datang wahai Ayam Hutan, Yang berjalan dengan anggun Merasa puas menguasai lembah dan pegunungan Ilahi Bangkitkan semangat dengan sejuta kegembiraan Salamku wahai Elang mulia, Sampai kapan kau pertahankan kegaranganmu Eratkanlah genggaman cakarmu pada risalah-Nya Padukanlah semangat dan akal sehatmu Salamku wahai Pikau, Ketika jiwamu mendengar janji cinta abadi Nafsumu menjadi gusar dan tak menyukainya Bakarlah dirimu dengan sabda Nabi-Nya Salamku dari Bul-bul dari Taman Cinta, Dendangkanlah nyanyian ratapan keluhanmu Yang berasal dari luka dan kepedihan seumur hidup Dengan nyanyianmu, tunju

Sebuah Harapan

Image
Sebuah Harapan Sebagai bukti bahwa aku benar-benar mencintaimu Aku tepiskan perasaan ini Memupuk benih-benih layu Yang tak mungkin menjadi tanaman yang subur Namun ku yakin, Benih-benih layu itu akan semakin subur Berubah menjadi pohon-pohon Dengan penuh cinta dan harapan Hingga suatu saat, Kau jatuhkan buah-buah cinta untukku. Aku sudah berusaha memendam rasa sakit Sedikit demi sedikit aku membangun kembali Perasaan cinta yang semestinya tak lagi pantas untukku Hari demi hari terlewati Dengan berbagai macam harapan besar Harapan untuk bisa memiliki orang yang benar-benar mencintaiku Sehelai harapan kurangkai membentuk gunung Seutas tali kehidupan kurajut Menjadi lembaran-lembaran nafas tanda kehidupan Aku berusaha untuk membangun pilar-pilar harga diri Yang sekian lama telah rapuh dan remuk Dihantam cuaca dan iklim Berharap setitik cintamu Untuk menambahkan komposisi Membentuk jiwa yang lebih kokoh Jombang, 10 Januari 2011 @syahdean_a

HIMMABA, AWAL KENAL

Image
Semua masih samar, karena baru masuk pintu. Belum tahu isi sepenuhnya di dalam dengan mata kepala sendiri. Satu sisi, sebagai tamu beberapa hari ini aku merasakan sendiri apa yang menjadi daya tarik di sini. Disisi yang lain, bagaimanapun juga persepsiku telah tersugesti oleh opini beberapa teman seangkatan, tentang adanya borok di kelompok ini. Muncul paradoks, tapi biarlah. Dipikir, karo melaku wae.. Namun untuk sebuah kemaslahatan jangka panjang, ada baiknya kutulis kesan-kesan pertama disini. Dengan mencoba memaparkan dengan sebenar-benarnya terjadi sepengetahuanku dan sejujur-jujurnya sesuai yang kurasakan. Ini dia: Kader minim. Otomatis tidak terlalu banyak kader unggul sebagaimana OMEK yang punya basis massa tinggi  (yang saya ikuti sebelumnya). Perlu ada kajian lagi, kenapa beberapa pesantren membonsai organisasi di Bahrul Ulum.Sehingga outputnya pun mengalami penurunan kualitas. Peringatan: tradisi sulit dirubah! Kecuali siap menjadi bulan-bulanan penjaga tradisi. T

TENTANG AKU DAN HIMMABAKU

Image
Aku mengenalnya lewat HIMMABA, iya HIMMABA. Sebelum aku tau bahwa HIMMABA adalah salah satu organisasi paling bergengsi dan terkenal di lingkungan UIN Maliki, aku sempat menganggap bahwa HIMMABA adalah organisasi biasa, yang hanya mempertemukan alumni Bahrul Ulum tanpa menorehkan berbagai macam prestasi. Ternyata aku salah, salah besar kurasa. Bukan saja menemukan pengalaman hidup, aku juga menemukan kesadaran yang amat berharga, bahwa persaudaraan itu tidak hanya karena sedarah-daging, tapi juga karena ikatan yang amat luar biasa kentalnya. Jare dulur : Makan gak makan sing penting kumpul Perseduluran, kata itu menjadi ngetrend di kamus hidupku semenjak aku berkecimpung di dunia kepengurusan HIMMABA. Apapun diatasnamakan perseduluran. Begitu sederhana memang, tapi dibalik kata itu terdapat berbagai macam makna indah yang kutemukan. Bahkan sempat ngetrend juga saat itu –atau bahkan baru-baru ini hashtag #jaredulur yang menandakan bahwa perseduluran itu meman

Persembahan Terakhir

Image
Persembahan Terakhir Engkau boleh menanyakan tentang segala hal kepadaku. Tapi yakinlah, bahwa aku tidak akan bisa memberikan satu jawaban yang memuaskan. Kecuali satu hal, engkau telah menjadi sosok terpilih untuk diriku. Hanya inilah satu-satunya hartaku, yang kuusahakan dan kucari sendiri di kedalaman hati yang mulai gelap. Hayatilah, sebagaimana aku menghayati pikiran dan perasaanku. Serta, beberapa pertemuan kita yang begitu singkat. Ambillah apa yang sebaiknya kau ambil. Buanglah apa yang seharusnya kau buang. Pikirkan apa yang sebaiknya kau pikir. Acuhkan segala hal yang perlu kau acuhkan. Rasakan apa yang sebaiknya kau rasakan. Tepiskan apa yang harus kau tepis. Wujudkan apa yang semestinya terwujud. Sunguh dengan cara yang sedemikian rupa, engkau akan merasa lenih tenang. Sebab engkau telah berusaha jujur kepada dirimu sendiri. Percayalah bahwa dunia ini teramat sangat menyayangi dan  mencintai kita. Sehingga tak ada satu alasanpun untuk tidak tersenyum, terta

About Love

Image
Mereka yang tak menyukainya menyebut dengan tanggung jawab. Mereka yang bermain dengannya menyebut sebuah permainan yang menarik. Mereka yang tak memilikinya menyebut sebuah impian. Mereka yang mencintai menyebutnya takdir. Tuhan Yang Maha Mengetahui terkadang akan memberikan kesusahan untuk menguji. Terkadang juga Dia melukai hati. Supaya nikmat-Nya bisa tertanam dalam. Jika kta kehilangan cinta, ada alasan yang terkadang sulit untuk dimengerti. Namun kita hanya bsa yakin, ketika Dia mengambil sesuatu, maka Dia juga telah siap memberi yang lebih baik. Mengapa menunggu?? Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tak pernah ingin tergesa-gesa. Jika ingin berlari, belajarlah berjalan terlebih dahulu. Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu. Tapi, lebih baik menunggu orang yang kita cintai daripada memuaskan diri dengan apa yang ada. Tetap leih baik menunggu orang yang tepat. Karena hidup ini terlampaui singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah.